Masalah demi masalah tak bosan menyerangku hari ke hari, otak terasa penat, hati terasa mati
Semakin aku lari menjauh & berusaha kuat dari masalah ini, rantai masalah kuat mencengkram
Terlalu larut dalam masalahku ini, ketakutan & kecemasan selalu mengejarku & menghantuiku
Oh, Rabb Maha Penyayang, hamba terlalu pedih menjalani kehidupan ini, terlalu menyiksa sukma
Telah lelah hamba-Mu menerima kenyataan yang menyakitkan, apa salahku hingga Kau beratkan?
Sehina inikah hamba, hingga Kau pun bahkan tidak perkenankan permohonan hamba ini?
Apakah ini kutukan? Hinaan? Ujian? Cobaan? Teguran? Mengapa seberat ini tantanganku?
Saat Kau timpakan masalah, hamba tak kuasa memikul beban yang sangat berat ini, letih, lesu
Hamba takut permasalahan semakin rumit, hidup hampa sangat pedih, jalan pikiran semakin buntu
Dalam malam ini, dengan mengharap ampunan-Mu, hati yang terisak pelan & jiwa tak tenang ini
Dalam dua per tiga malam, saat semua hamba-Mu terlena dengan alam mimpi, hamba terjaga
Berceceran air mata ini di atas sajadah, isak tangis hamba di depan gerbang ampunan-Mu
Hamba yakin Kau takkan berikan cobaan di luar kemampuan hamba-Mu, hamba merasa perih
Tiap doa selalu hamba pinta agar dimudahkan semua permasalahan hamba, tiap akhir salat
Keluh kesah hamba mungkin membuat hamba tampakkan bagaimana penderitaan hamba-Mu
Jika Kau izinkan, sehari saja hamba ingin hilang ingatan, melupakan apa permasalahan berat ini
Ingin sekali hamba merasakan lapangnya batin tanpa beban apapun, layaknya bayi baru lahir
Teringat hari kemarin atau beberapa hari lalu masih bisa hidup tenang, namun hamba lengah
Oh, Rabb Maha Penyayang, berilah hamba ketegaran hati hamba dalam menebas problema
Di penghujung malam ini, di atas sajadah dengan jiwa & raga terisak, hamba memohon pada-Mu
(31 Maret 2017, di depan gerbang ampunan-Mu, dengan penuh mengharap kemurahan-Mu)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar